17 Desember 2009

Taman Nasional Komodo Sebuah Dunia Tersendiri

Taman Nasional Komodo terletak di antara propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kepulauan Nusa Tenggara, Negara Indonesia.
Secara administratif pemerintahan, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.
Taman Nasional Komodo diapit oleh Pulau Sumbawa (NTB) dan Pulau Flores (NTT), taman nasional ini terdiri dari tiga buah pulau besar yaitu Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Padar serta beberapa pulau besar/ kecil lainnya, terdapat juga beberapa gunung/ bukit. Gunung Satalibo adalah gunung dengan puncak tertinggi (± 735 meter dpl) yang berada didalam kawasan Taman Nasional Komodo.
Taman Nasional Komodo didirikan pada tahun 1980 dengan tujuan untuk melindungi kelangsungan hidup dari sejenis binatang purba yaitu Komodo (Varanus komodoensis) dan habitatnya, termasuk flora dan fauna didalamnya. Pada tahun 1986, Taman Nasional Komodo ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia (World Heritage Site) sekaligus Man and Biosphere Reserve oleh UNESCO.
Taman Nasional Komodo banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara, mereka menyebut taman nasional ini dengan julukan Dunia Tersendiri. Julukan Dunia Tersendiri ini adalah untuk menunjukkan sebuah gambaran keunikkan Pulau Komodo, dimana terdapat kawasan padang rumput (savana) yang luas serta terkesan gersang dan tandus, suhu udara yang panas dan kering serta sumber air yang terbatas, lapangan terbuka yang ditumbuhi beberapa pohon lontar dengan latar belakang pegunungan, semua itu adalah sebuah keunikkan yang tidak didapat ditempat lain dan merupakan sebuah dunia tersendiri.

Selain dikenal sebagai habitat asli binatang purba Komodo, taman nasional ini juga dibangun sebagai tempat untuk konservasi bagi hewan asli Indonesia. Di taman nasional ini terdapat juga kehidupan laut seperti ratusan jenis karang, ribuan jenis ikan (ikan duyung, paus, hiu, ikan pari, ekor kuning, marlin, barakuda, baronang, kakap merah, dan lain-lainnya), puluhan sponge. Terdapat juga satwa seperti kuda liar, rusa, kerbau liar, babi hutan, ajag. Selain pohon lontar sebagai tumbuhan yang dominan di taman nasional ini, terdapat juga tumbuhan lain seperti bambu, rotan, kepuh, asam, bidara serta bakau.

Kegiatan Yang Dapat Dilakukan Di Taman Nasional Komodo
Melihat Komodo, melihat satwa dan tumbuh-tumbuhan, mengunjungi desa tradisionil, berenang, menyelam, snorkeling, penelitian.

Waktu Terbaik Untuk Berkunjung Ke Taman Nasional Komodo
Pengunjung dapat berkunjung setiap tahun pada : Bulan Maret s/d Juni dan Bulan Oktober s/d Bulan Desember.

Perjalanan Ke Taman Nasional Komodo
Alternatif 1 :
Dari Kota Denpasar (Pulau Bali) menuju Kota Mataram (Pulau Lombok, NTB), selanjutnya menuju Kota Bima (Pulau Sumbawa, NTB), lalu Kota Sape (Pulau Sumbawa, NTB), memerlukan waktu ± 2 hari perjalanan melalui darat dan laut. Dari Sape menuju lokasi taman nasional dengan menggunakan feri.
Alternatif 2 :
Dari Denpasar (Pulau Bali) menuju Kota Labuan Bajo (Pulau Flores, NTT) dengan pesawat udara, dari Kota Labuan Bajo ke taman nasional menggunakan feri atau speedboat.
Alternatif 3 :
Dari Kota Kupang (Pulau Timor, NTT) menuju Kota Ende (NTT) di Pulau Flores dengan pesawat udara. Setiba di Ende, perjalanan dilanjutkan menuju Kota Labuan Bajo dengan menggunakan bus (± 10 jam perjalanan). Dari Kota Labuan Bajo, perjalanan dilanjutkan menuju ke Pulau Komodo dengan menggunakan speed boat (± 2 jam perjalanan).

Fasilitas Yang Tersedia
Terdapat penginapan, hotel, resort, pesanggrahan, wisma peneliti, wisma tamu, shelter, pondok jaga, pusat informasi, restoran, warung, kios cinderamata, pemandu wisata, MCK, speedboat dan lainnya.

05 Desember 2009

Pantai Padang-Padang Yang Unik Dan Luar Biasa

Pantai Padang-Padang terletak di Jalan Labuhan Sait, di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Propinsi Bali, Pulau Bali.
Dari jalan besar, menuju ke lokasi pantai ini agak unik, karena harus melewati cerukan atau celah karang yang sempit, seolah-olah seperti masuk ke dalam goa kecil, dimana didalamnya terdapat beberapa puluh undakkan anak tangga menurun kebawah menuju kepantai. Setelah melewati dan keluar dari goa, maka terhamparlah di depan mata pantai yang berpasir putih, airnya biru jernih dan datar, sebuah pemandangan yang luar biasa. Pantai ini selain dikenal dengan sebutan Pantai Padang-Padang juga dikenal dengan sebutan Pantai Suluban.

Kegiatan Selama Di Pantai Padang-Padang
Pantai Padang-Padang memiliki ombak yang tenang, hanya ada riak ombak kecil saja sehingga cocok untuk kegiatan berenang, berendam, snorkeling.
Jika ingin surfing harus mencari ombak agak ketengah laut dengan terlebih dahulu berenang kearah tengah laut atau bisa juga dengan menyewa perahu.
Kegiatan lainnya adalah berjemuran diri (sunbathing) ditepi pantai.

Daya Tarik Dari Pantai Padang-Padang
Pantai Padang-Padang jauh dari suasana kebisingan sehingga sangat cocok untuk pengunjung yang membutuhkan suasana tenang.
Pasir pantainya putih, airnya biru jernih dan bersih.
Banyak event surfing internasional di gelar dipantai ini.
Keindahan goa-goa karang yang terbentuk karena hempasan ombak pada batu karang.
Pantainya dangkal dan memiliki ombak yang tenang, sehingga menjadi tempat yang menyenangkan untuk melakukan kegiatan berenang.
Memiliki keindahan tebing-tebing karang yang menjulang.
Agak ke tengah laut, gelombang ombaknya yang tinggi adalah sangat cocok untuk tempat berselancar.
Panorama matahari terbenam (Sunset) adalah salah-satu daya tarik pantai ini.
Pemandangan Pantai Dreamland dari kejauhan terlihat. Pantai Dreamland pintu masuknya melalui kompleks Bali Pecatu Graha.

Akses Menuju Pantai Padang-Padang
Dari Bandara Ngurah Rai menuju kearah Uluwatu, ambil jalan kekanan yang ada plang Jalan Labuhan Sait, kemudian terus sampai ketemu jembatan, sebelum jembatan ada tanda tempat parkir ke Pantai Padang-Pandang.

Fasilitas Yang Tersedia
Tersedia areal parker, warung makanan, pedagang pakaian.

Informasi Tambahan
Selama syuting film 'Eat, Pray, Love' yang dibintangi oleh aktris Hollywood Julia Roberts, Pantai Padang-Padang ditutup selama sepekan lamanya, mulai tanggal 21 Oktober sampai 27 Oktober 2009. Di areal parkir dan jalur masuk ke pantai ini terpampang spanduk besar yang bertuliskan : "Padang-Padang Beach Will be Closed to Public from Oct 21-Oct 27 2009".