12 Juli 2010

Taman Safari Indonesia II (TSI II) Di Prigen - Jawa Timur

Taman Safari ini berlokasi di lereng Gunung Arjuna, Desa Jatirejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Propinsi Jawa Timur, Pulau Jawa, Indonesia.
Taman Safari Indonesia II (TSI II) di Prigen ini sering juga disebut dengan nama Taman Safari Prigen, taman ini mulai beroperasi pada tahun 1997 serta menempati areal seluas 340 Ha, berada pada ketinggian antara 800 sampai 1.500 dpl dan berhawa sejuk.
Selama berada didalam Taman Safari, pengunjung dapat berkeliling melihat kehidupan berbagai macam satwa, mulai dari satwa yang jinak sampai satwa liar. Didalam Taman Safari, pengunjung dapat juga melihat berbagai atraksi yang diperankan oleh berbagai satwa, serta terdapat juga tempat untuk bermain anak-anak.
Ketika memasuki area taman satwa, pengunjung diwajibkan untuk menggunakan kendaraan atau pengunjung dapat juga naik kendaraan yang telah disediakan oleh pengelola Taman Safari Indonesia II untuk berkeliling di area taman satwa.
Taman Safari Indonesia II merupakan sebuah sarana hiburan atau rekreasi bagi semua kalangan, sekaligus memberikan wawasan pengetahuan dan pendidikan tentang satwa dan kehidupannya di alam bebas.

Area taman satwa dibagi menjadi 3 (tiga) zona, yaitu :
Zona Kehidupan Satwa
Zona ini memperlihatkan kehidupan satwa dihabitatnya.
Berdasarkan habitat asli masing-masing satwa dan kehidupannya di alam bebas, maka Taman Safari Indonesia I membagi menjadi 4 (empat) kawasan tempat hidup satwa, yaitu : Kawasan Amerika, Kawasan Eropa, Kawasan Afrika dan Kawasan Asia.
Zona Rekreasi
Merupakan tempat untuk pertunjukkan atraksi dari berbagai satwa, seperti atraksi yang dilakukan oleh gajah, beruang, monyet, anjing, kakatua, elang, macan, singa.
Zona ini juga sebagai tempat untuk bermain anak-anak.
Zona Baby Zoo
Di zona ini, pengunjung dapat melakukan pengenalan lebih dekat dengan anak satwa liar, dengan bermain dan berfoto bersama.

Koleksi Satwa Taman Safari Indonesia Di Prigen
Antara lain koleksinya adalah : harimau putih, singa, gajah, orang utan, burung kakatua, kijang, beruang kutub, beruang madu, buaya, angsa, kambing gunung, kingkong, kera, badak, kuda nil, zebra dan lain-lainnya.

Perlu Diperhatikan Selama Berada Di Taman Safari Indonesia II
-Pada saat berada didaerah satwa buas, jangan membuka kaca jendela atau pintu mobil.
-Pengunjung tidak diperbolehkan memberi makanan kepada semua satwa yang ada didalam Taman Safari.
-Jika tidak menggunakan mobil pribadi, pengunjung dapat ikut mobil angkutan khusus yang telah disediakan oleh pengelola Taman Safari Indonesia II. Mobil ini akan membawa pengunjung berkeliling Taman Safari.

Fasilitas pendukung Di Taman Safari Indonesia II
Tersedia : tempat menginap (bungalow, caravan), restoran dan tempat parkir.
Untuk anak-anak, tersedia fasilitas permainan seperti : taman rekreasi anak, bom-bom car, roller coaster, puri misteri, sepeda layang, mini train.
Terdapat juga berbagai macam cinderamata, seperti : kaos, boneka, stiker, gantungan kunci dan lain-lainnya.

Cara Mencapai Taman Safari Indonesia II
Taman Safari Indonesia II dapat ditempuh dalam waktu ± 1 jam dari Malang atau Surabaya. Dari Surabaya hanya berjarak sekitar 55 km perjalanan.
Jika menggunakan kendaraan umum, berhenti dan turun di Prigen, lalu perjalanan diteruskan dengan naik angkot menuju Taman Safari Indonesia II Prigen.

Jam Buka Taman Safari Indonesia II
Buka setiap hari, mulai jam 08.30 WIB - 16.30 WIB.

Indonesia memiliki beberapa lokasi Taman Safari, yaitu :
Taman Safari Indonesia I (Taman Safari Indonesia Cisarua)
Terletak di Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat, Pulau Jawa.

Taman Safari Indonesia II (Taman Safari Indonesia Prigen)
Terletak di lereng Gunung Arjuna, Desa Jatirejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Propinsi Jawa Timur, Pulau Jawa.

Taman Safari Indonesia III (Taman Safari Indonesia Gianyar)
Terletak di Desa Serongga, Kabupaten Gianyar, Propinsi Bali, Pulau Bali.

01 Juli 2010

Pantai Losari Dulu Dan Sekarang

Pantai Losari terletak di Jalan Penghibur, disebelah barat Kota Makassar, Kecamatan Makassar, Kabupaten Makassar, Propinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.
Dahulu Pantai Losari pernah dijuluki sebagai pantai dengan meja terpanjang didunia, karena warung-warung tenda berjejer disepanjang tanggul pantai, yang panjang pantainya kira-kira satu kilometer. Dahulu, pantai ini dikenal juga sebagai pusat makanan laut dan ikan bakar dimalam hari, karena para penjual dan pedagang hanya berjualan dimalam hari.
Sekarang Pantai Losari terlihat lebih cantik, karena Pemerintah Kota Makassar telah membuat anjungan seluas 100 ribu meter persegi dipantai ini. Setelah dibuatkan anjungan, Pantai Losari terlihat lebih bersih, indah serta nyaman untuk dikunjungi. Sedangkan warung-warung yang bertebaran disepanjang pantai telah dipindahkan ketempat yang tidak jauh dari kawasan wisata Pantai Losari.
Pantai Losari berada dipinggir jalan dan diseberang jalannya terdapat berbagai macam kegiatan seperti hotel, restaurant dan banyak lagi lainnya, Pantai Losari sendiri tidak bisa dijadikan sebagai tempat untuk berlari-lari sepanjang pasir pantai, karena pantainya sudah ditanggul.

Daya Tarik Pantai Losari
Pantai Losari adalah merupakan salah-satu ikon wisata Kota Makassar.
Pantai Losari mempunyai daya tarik yang unik, yaitu pengunjung dapat menyaksikan terbit dan terbenamnya matahari pada satu posisi yang sama. Dikala senja telah tiba, pengunjung bisa menikmati keindahan matahari yang akan tenggelam keperaduannya. Di Pantai Losari inilah sebagian besar warga Makassar menghabiskan waktunya untuk bersantai, baik pada pagi hari, sore maupun malam hari. Dari pukul 05.00 WITA – 10.00 WITA, kawasan pantai ini digunakan untuk tempat bersantai-santai, jalan-jalan, jogging dan bersepeda, pada jam-jam ini kawasan ini tertutup untuk kendaraan bermotor.
Pantai Losari paling ramai dikunjungi pada sore hari yaitu diantara pukul 15.00 WITA sampai pukul 21.00 WITA dan untuk rekreasi di Pantai Losari tidak perlu membayar tiket masuk alias gratis dan memang disediakan sebagai tempat rekreasi cuma-cuma untuk masyarakat umum.
Disebelah selatan anjungan Pantai Losari terdapat sebuah kafe dan restoran terapung. Di restoran ini, pengunjung bisa menikmati berbagai macam masakan laut, seperti masakan lobster, ikan, cumi-cumi dan lainnya.

Fasiltas Yang Tersedia Di Kawasan Pantai Losari
Di Jalan Penghibur tersedia hotel dan hotel berbintang, wisma, kafe, restoran, tempat-tempat hiburan dan lain-lainnya.
Jika ingin kepusat perbelanjaan kerajinan emas dan souvenir khas Kota Makassar, wisatawan bisa mengunjungi Jalan Somba Opu.
Untuk alat transportasi tersedia taksi, bus, becak.

Makanan Khas Di Pantai Losari
Beberapa makanan khas dari Makassar, seperti Epe (Pisang mentah yang dibakar, kemudian pisangnya dibuat bentuk pipih lalu diberi kuah dari air gula merah.),
Coto Makassar, Sop Konro, Pisang Ijo, Pallu Butung dan aneka masakan laut.

Perjalanan Menuju Pantai Losari
Dari Bandara Udara Hasanuddin, perjalanan menuju Pantai Losari memerlukan waktu ± 45 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor.
Dari Pelabuhan Sukarno Hatta Makassar, perjalanan menuju Pantai Losari memerlukan waktu ± 20 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor.